Selasa, 05 April 2022

Solusi Hexagon PPM dalam Dunia Konstruksi

 


Tahun 2022 dinilai akan menjadi momentum meningkatnya peluang bagi pasar konstruksi Indonesia.

Nilai konstruksi untuk proyek gedung diperkirakan mencapai Rp 157,47 triliun pada 2022, yang didorong oleh pertumbuhan sektor perumahan dan industry

Untuk mendukung pertumbuhan pasar dunia konstruksi Indonesia yang tumbuh dengan pesat, Hexagon PPM mempunyai solusi yang dikenal dengan nama Intergraph Smart® Construction yaitu suatu perangkat lunak manajemen konstruksi yang membantu perencanaan dan pengelolaan proyek-proyek konstruksi. Smart Construction memberikan informasi terbaru yang diperlukan agar kita mendapatkan yang terbaik dari perangkat lunak perencanaan konstruksi. Smart construction mengambil informasi dari berbagai sumber, seperti model 3D, alat bantu perekayasaan 2D, manajemen bahan, kontrol proyek, dan sistem penjadwalan, yang terintegrasi dalam perangkat lunak manajemen konstruksi. Dasar-dasar konstruksi belum berubah secara signifikan dalam 100 tahun terakhir, akan tetapi industri ini kerap kali dikritik karena lambat berinovasi. Hal ini sebagian disebabkan besarnya jumlah pemangku kepentingan yang harus dikelola, tetapi seiring semakin mudahnya penerapan dan peningkatan teknologi dengan harga yang semakin menarik - menjadi tanggung jawab industri konstruksi untuk mengadopsi praktik kerja yang lebih kolaboratif dan metodologi baru, seperti Building Information Modelling (BIM)


Smart Construction memberikan hasil bisnis yang lebih baik, termasuk peningkatan keberlanjutan, kenaikan kualitas, penurunan biaya keseluruhan, dan peningkatan produktivitas. Dan manfaat dari perangkat lunak perencanaan konstruksi dapat diraih dengan mengatasi tantangan penting, termasuk meniadakan pengkotak-kotakan, memberikan kepercayaan dan transparansi, serta berinvestasi dalam sumber daya manusia untuk menggunakan teknologi secara lebih baik.

 

Salah satu aplikasi Hexagon PPM yang menunjang Smart Construction atau BIM dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan dan monitoring industry konstruksi adalah yang dikenal dengan nama EcoSys. Ecosysy adalah sebuah platform Kinerja Proyek Perusahaan atau Enterprise Project Performance (EPP), yang menyediakan hub sentral untuk manajemen portofolio, proyek, dan kontrak. EcoSys membantu memaksimalkan laba dan margin untuk setiap proyek di seluruh perusahaan melalui penyelarasan strategi dan pelaksanaan, visibilitas pada pemanfaatan sumber daya, kontrol proyek mutakhir, standardisasi praktik terbaik, dan manajemen perubahan yang efektif.

Dalam perusahaan yang digerakkan oleh proyek, berkinerja tinggi berarti memberikan proyek yang tepat, tepat waktu, dan sesuai anggaran. Kinerja Proyek Perusahaan atau Enterprise Project Performance (EPP) adalah filosofi bahwa perusahaan hanya dapat mempertahankan kinerja tinggi dengan mempertimbangkan bagaimana SEMUA elemen proyek dan sumber daya berkontribusi pada tujuan bisnis perusahaan

 

 

 


Apa itu Perangkat Lunak Kinerja Proyek Perusahaan?

Perangkat lunak Enterprise Project Performance adalah manajemen portofolio proyek, kontrol proyek, dan perangkat lunak manajemen proyek, semuanya dalam satu platform. Perangkat lunak EPP memberikan perspektif seluruh perusahaan tentang apa yang mendorong keberhasilan proyek, dan mengintegrasikan proses-proses utama di seluruh siklus hidup proyek dan portofolio secara penuh.

Penggunaan perangkat lunak EPP oleh beberapa pelanggan yang telah menggunakan dapat  menghasilkan kinerja yang lebih baik, realisasi hasil bisnis yang menguntungan, dan keuangan yang lebih baik seperti :

• Penghematan biaya proyek sebesar 5% sampai 10%.

• Mengurangi biaya peluang sebesar 10% hingga 30%.

• Pengurangan biaya TI dan PMO sebesar 20% hingga 40%.

 

Manfaat Utama Perangkat Lunak Kinerja Proyek EcoSys Enterprise

EcoSys adalah platform EPP terkemuka di industri, dipercaya oleh organisasi terkemuka di seluruh dunia untuk menyatukan strategi dan pelaksanaan proyek dan portofolio. EcoSys mendorong pengoptimalan biaya dan jadwal melalui:

 

·       Efisiensi, menghilangkan proses manual yang memakan waktu, bernilai rendah, dan rawan kesalahan

·       Prediktabilitas, mengidentifikasi masalah dan perkiraan hasil lebih awal untuk menjaga proyek tepat waktu dan sesuai anggaran

·       Kontrol, melakukan standarisasi portofolio dan proses manajemen proyek dan terus tingkatkan

 

EcoSys membuat solusi yang unik dan sebuah solusi tunggal yang penuh yang menjadikan Ecosys pembeda utama dari kompetitor

 

Teknologi dan  Arsitektur

EcoSys adalah satu-satunya solusi di pasar yang memberikan pengalaman optimal bagi setiap pengguna untuk memastikan upaya minimal – dengan dashbor, spreadsheet, laporan, alur kerja, dan lainnya yang disesuaikan. EcoSys adalah platform EPP paling fleksibel di pasar. Konfigurasi tanpa kode berarti dapat dikonfigurasi dan dikelola oleh pengguna bisnis, bukan TI. EcoSys memberikan kombinasi ideal dari kemampuan luar biasa yang kaya yang sering memenuhi 90% kebutuhan pelanggan dengan kemampuan tak tertandingi untuk menyesuaikan solusi untuk memberikan 10% sisanya.

 

 

 

 

EcoSys membebaskan waktu manajer proyek untuk fokus pada pengelolan proyek daripada menghitung angka. (Kepala Staf Teknis Burns & McDonnell)

 

 

Solusi EcoSys Hexagon PPM

EcoSys adalah platform perangkat lunak terintegrasi untuk:

·       Manajemen Portofolio Proyek, Menyelaraskan strategi organisasi dengan penyampaian proyek. Menyatukan informasi penting untuk visibilitas yang tak tertandingi ke dalam kinerja sehingga Anda dapat mengoptimalkan portofolio dan sumber daya.

·       Kontrol Proyek dan Manajemen Proyek, Mengotomatiskan dan menstandardisasi proses kerja, menghasilkan lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk aktivitas yang menambah nilai. Mengukur kemajuan secara akurat, memperkirakan hasil dengan percaya diri, dan secara dramatis meningkatkan kinerja.

·       Solusi Khusus, EcoSys juga mendukung proses kerja khusus untuk Earned Value Management dan Turnaround Management yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik proyek yang kita miliki.

 


Hexagon adalah pemimpin global dalam solusi sensor, perangkat lunak, dan otonom, dimana kami menerapkan data untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas di seluruh aplikasi industri, manufaktur, infrastruktur, keselamatan, dan mobilitas. Teknologi kami membentuk ekosistem perkotaan dan produksi untuk menjadi semakin terhubung dan otonom – serta memastikan masa depan yang terukur dan berkelanjutan. Divisi PPM Hexagon memberdayakan kliennya untuk mengubah informasi yang tidak terstruktur menjadi aset digital cerdas untuk memvisualisasikan, membangun, dan mengelola struktur dan fasilitas dari semua kompleksitas, serta memastikan operasi yang aman dan efisien di seluruh siklus hidup operasional perusahaan/industry. www.hexagonppm.com

 


Senin, 16 November 2020

AUDIT TEKNOLOGI dan KECERDASAN BUATAN (AI)

 



Sejumlah perusahaan otomotip di dunia sudah mulai melakukan uji coba mobil tanpa awak (mobil otonom) di jalan-jalan umum dan mereka terus berupaya mengembangkan teknologi mobil otonom tersebut.Mobil canggih ini nantinya tidak lagi memerlukan seorang awak (driver), karena fungsi seorang driver atau sopir sudah bisa digantikan oleh sistem kecerdasan buatan atau apa yang disebut dengan artificial intelligent (AI). Penumpangnya cukup hanya duduk dalam mobil sanmbil melakukan kegiatan lainnya, dan mobil akan berjalan sendiri membawanya ke tempat yang dituju. Selama melakukan pengujian sekitar 18 bulan, telah terjadi sekitar 37 kecelakaan, namun tidak menghalangi bagi perusahaan teknologi  untuk terus melakukan uji coba.Selain merenggut satu korban tewas, satu pejalan kaki di Arizona, Amerika Serikat. National Transportation Safety Board (NSTB) mengungkapkan, selama pengujian mobil otonom di negara itu, telah mengalami kecelakaan sedikitnya 37 kali. NSTB akan menggunakan data kecelakaan ini sebagai rekomendasi bagaimana industri otomotif mengembangkan isu perangkat lunak mobil otonom. Selain pada industri, regulator atau pemerintah juga dapat mengadopsi hasil pengujian ini sebagai takaran keamanannya kepada masyarakat

Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan sudah menjadi sesuatu yang menjadi perhatian karena berpengaruh pada pekerjaan manusia dan Artificial Intelligence merupakan  simulasi kecerdasan manusia dalam mesin yang diprogram untuk berpikir seperti manusia dan meniru tindakannya.

Istilah ini juga dapat diterapkan pada mesin apa pun yang menunjukkan sifat-sifat yang terkait dengan pikiran manusia, di mana prosesnya termasuk dengan pembelajaran (perolehan informasi dan aturan untuk menggunakan informasi), penalaran (menggunakan aturan untuk mencapai perkiraan kesimpulan yang pasti) dan koreksi diri.

Kenapa kecelakaan bisa terjadi pada uji coba kecerdasan buatan?

Audit Teknologi adalah kegiatan evaluasi secara sistematis dan objektif yang dilakukan oleh Auditor Teknologi terhadap aset teknologi (Technoware, Humanware, Infoware, Orgaware) untuk mencapai tujuan yang memberikan nilai tambah dan meningkatkan kinerja terhadap obyek yang diaudit. Audit Teknologi merupakan bagian mata rantai dari prinsip “Rencana -Pelaksanaan – Evaluasi – Perbaikan” (PDCA), dimana kegiatan Audit Teknologi merupakan mata rantai evaluasi.

Peran audit teknologi dalam kecerdasan buatan menjadi penting sebelum suatu alat/produk kecerdasan buatan di implementasikan agar kasus kecelakaan mobil otonomo seperti diatas tidak terjadi. Kegiatan audit teknologi pada umumnya memiliki tujuan seperti: Performance Improvement
atau Peningkatan daya saing yang mencakup pengukuran kinerja teknologi (menemukan solusi permasalahan), peningkatan produktifitas (peningkatan revenue), peningkatan efektifitas dan efisiensi proses produksi, peningkatan efisiensi biaya  dan perbaikan berkelanjutan.;
Compliance
yang digunakan untuk menilai kesesuaian standard/prosedur dan kesesuaian terhadap rencana/kebutuhan.; Prevention dalam rangka melakukan identifikasi resiko penggunaan teknologi dan pencegahan kerugian akibat penggunaan teknologi.; Positioning untuk mengidentifikasi status teknologi yang dimiliki, identifikasi daya saing/kemampuan teknologi.; Planning sebagai fungsi strategis dalam kaitan dengan perencanaan pengambangan sistem/teknologi.; Investigasi yang dilakukan untuk mengungkap sesuatu sebab atau fakta terkait dengan suatu kejadian atau peristiwa yang berimplikasi pada kondisi yang membahayakan keselamatan dan keamanan.

Dalam penerapan aplikasi kecerdasar buatan (AI) peran data sangat penting dan harus benar/akurat, kedua  Analisa yang memproses data harus benar sehingga data yang masuk dan sudah benar tidak di proses salah , ketiga alat yang mengimplementasikan hasil pengolahan data dan proses juga harus benar dan keempat manusia yang mengendalikan dan memonitor kecerdasan buatan juga harus benar serta mempunyai kode etik yang baik.

Melihat hal diatas maka peran audit teknologi menjadi penting dalam pelaksanaan kecerdasan buatan dan dapat menjadi alat untuk melakukan VERIFIKASI atas kecerdasan buatan yang akan diimplementasikan,

Dalam melaksanakan audit teknologi, seorang Auditor Teknologi dituntut untuk memiliki kepribadian yang dilandasi oleh sikap jujur, berani, bijaksana dan bertanggung-jawab serta bisa  membangun kepercayaan sebagai dasar pengambilan keputusan yang handal, bekerja secara terpercaya dan bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Auditor Teknologi juga harus menjaga objektivitas dalam pengumpulan dan analisis data serta penyusunan laporan dengan menggunakan data dan informasi yang valid, membuat penilaian yang seimbang atas semua situasi yang relevan dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan pribadi atau orang lain dalam membuat kesimpulan atau memberikan pendapat.


Selasa, 29 September 2020

RUMUSAN WEBINAR (2) IKATAN AUDITOR TEKNOLOGI INDONESIA (IATI) “Audit Teknologi Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh”

 


·       Pembelajaran jarak jauh (distance learning) adalah sistem pendidikan yang dilakukan oleh Sekolah dan Perguruan Tinggi, dimana Siswa dan Guru serta Mahasiswa dan Dosen berada pada lokasi terpisah, sehingga membutuhkan sistem telekomunikasi interaktif yang dapat menghubungkan para aktor di bidang pendidikan dan berbagai sumber daya yang diperlukan di dalamnya.

 

·       Proses pembelajaran elektronik (E-Learning) atau proses pembelajaran dalam jaringan (daring) merupakan pilihan terbaik di masa pandemi Covid-19 saat ini untuk dapat diterapkan di Indonesia, karena beberapa negara juga sudah melakukan e-learning process.

 

·       Adanya potensi dahsyat dari aktifitas “Learning Process” model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam bersinergi dengan model pembelajaran lainnya sehingga terbentuk model “Blended Learning Process” yang sangat powerful dalam merawat dan mengakselerasi kuantitas dan kualitas dari beragam proses pembelajaran pada semua tingkatan pendidikan di Indonesia.

 

·       Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang telah berjalan hingga saat ini tidak terlepas dari sejumlah permasalahan yang terjadi baik dari sisi Siswa, Guru, maupun Orang Tua. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri menyampaikan bahwa dari sisi Siswa, keluhan yang disampaikan adalah kesulitan konsentrasi belajar dari rumah dan juga penugasan dari Guru yang dianggap terlalu berat. Selain itu, peningkatan stres peserta didik pun menjadi masalah akibat isolasi berkepanjangan. Di sisi lain, kendala utama yang dihadapi oleh Guru selama masa PJJ adalah kesulitan mengelola kegiatan pembelajaran. Guru juga masih berfokus pada penuntasan kurikulum.

 

·       Perlunya kontribusi nyata dalam memformulasikan sejumlah rekomendasi cerdas dan strategis bagi solusi permasalahan proses pembelajaran serta teknologi pendukungnya di era pandemi Covid-19 dan setelahnya dapat ditindaklanjuti oleh seluruh stakeholder bidang pendidikan di NKRI.

 

·       Seluruh bentuk dukungan terkait Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) harus dikerahkan dan difokuskan mulai dalam tahap R&D, prototyping, pengujian-pengujian dan produksi massal. Regulasi yang kondusif, dinamis dan fleksibel akan berdampak langsung bagi pesatnya peningkatan kekuatan dan kemandirian produk TIK berorientasi pada penguatan sistem PJJ di Tanah Air dan mengurangi kebergantungan produk luar negeri.

 

·       Pendekatan inovatif dalam mendukung pendidikan dan pelatihan berkelanjutan seperti program pembelajaran dari radio dan televisi seyogyanya terus didukung dan dimutahirkan. Dalam hal ini inovasi yang relatif baru dan berpotensial untuk dikembangkan menjadi lebih mutahir dalam mendukung sistem PJJ Indonesia yang lebih powerful dan mutahir telah diinisiasi oleh sejumlah konsorsium dan grup peneliti seperti small BTS 4G untuk PJJ, Sistem SmartEdu dan Sistem mini smart BTS/Relay 5G untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

·       Dukungan dan peran dari Ikatan Auditor Teknologi Indonesia (IATI) sangat dibutuhkan, yakni:

o   mencetak Auditor Teknologi profesional yang beretika di seluruh Indonesia;

o   adanya pelayanan publik Audit Teknologi yang lebih baik dari waktu ke waktu dengan memanfaatkan seluruh sumber daya dan sarana secara maksimal dari dalam negeri untuk mewujudkan kemandirian dan kedaulatan bangsa Indonesia;

o   dihasilkannya proses pelaksanaan Audit Teknologi yang berkelanjutan secara elektronik, cerdas, cepat, akurat dan beretika.

 Jakarta, 23 September 2020

 

--oo000ooo---

 



RUMUSAN WEBINAR IATI (1) “SATU DATA INDONESIA : MENYOAL DATA PENERIMA BANSOS COVID 19 DAN PENTINGNYA AUDIT TEKNOLOGI UNTUK MENGURAIKAN KETIDAKHARMONISAN DATA”


 

Sri Mulyani mengatakan kendala yang dialami pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial tersebut adalah data yang tidak mutakhir (terakhir di update tahun 2025). Ia menyebut adanya deviasi antara data yang dimiliki Kementerian Sosial dan realita di masyarakat.”

 (Jakarta, 11 Agustus 2020, Tempo.co)

·       Audit teknologi sangat diperlukan dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dibutuhkan untuk mencapai beberapa tujuan antara lain untuk peningkatan kinerja, penilaian kepatuhan terhadap standar teknis serta peraturan perundangan yang berlaku, atau untuk tujuan pencegahan atas risiko penggunaan teknologi, tujuan posisioning, atau untuk perencanaan serta audit teknologi untuk investigasi. 

 

·       Ditengah pandemi covid 19 pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pemberian bantuan sosial langsung kepada masyarakat yang terdampak covid. Bantuan ini diberikan mulai dari tingkat pemerintah pusat, tingkat pemerintah daerah provinsi dan tingkat pemerintah kabupaten/kota. Begitu banyaknya jenis bansos, akhirnya disadari bahwa data penerima bantuan menjadi kurang terkelola dengan baik dan belum ada pedoman khusus siapa yang layak menerima bansos berbagai bentuk tersebut.

 

·       Di era sistem pemerintahan berbasis elektronik sesuai amanat Perpres 95 tahun 2018 yang wajib dijalankan oleh seluruh pemerintah pusat dan daerah, dan adanya Perpres 39 tahun 2020 tentang Satu Data Indonesia, data penerima aneka bansos dituntut transparan, akurat dan akuntabel serta tepat sasaran, tidak boleh ganda, tidak salah sasaran, dan diterima oleh yang berhak melalui proses verifikasi.

 

·       Adanya DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang menjadi konten sebuah Sistem kesejahteraan Sosial secara nasional sudah menjadi keharusan dan sistem ini menjadi rujukan penerima bansos serta menjadi sebuah aplikasi layanan publik bagi Kementrian Sosial yang dapat diakses dan diperbaharui serta dimutahirkan oleh dan dari setiap desa/kelurahan sebagai unsur pemerintahan terkecil.

 

·       Data penerima bansos dalam sistem Kesejahteraan Sosial harus akurat dan sinergi serta datanya mengacu pada basis data kependudukan, dimana nama dan data yang ada dalam sistem harus berbasis Nomor Induk Kependudukan dan/atau nomer Kartu Keluarga. Artinya, data penerima bansos wajib sama datanya dalam basis data kependudukan, dan inilaha salah satu contoh konsep SATU DATA INDONESIA.

 

·       Data dan aplikasi bansos sebaiknya dapat diintegrasikan dengan data bansos nasional sehingga dapat terlihat satu penduduk menerima bansos apa saja, dari mana pemberinya. Dengan dukungan teknologi hal ini tidaklah sulit, bahkan mudah, dan sangat mungkin diwujudkan, dengan duduk bersama antar pemilik data dan sistem serta mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku.

 

·       Audit teknologi perlu dilakukan untuk tujuan perbaikan melalui pemeriksaan dan evaluasi sistem yang akan memberikan temuan-temuan teknis dan non teknis serta rekomendasi teknis yang dapat dilaksanakan terutama terkait pemanfaatan teknologi yang mutakhir yang dapat menyempurnakan sistem yang sudah ada saat ini.

 

 BPPT sebagai Lembaga pelaksana audit teknologi siap melakukan Audit Teknologi bagi Sistem Kesejahteraan Sosial Indonesia yang terdiri dari : Audit Aplikasi Sistem Kesejahteraan Sosial ; Audit Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dan Audit Infrastruktur Sistem Kesejahteraan Sosial (Pusat Data dan Sistem Penghubung Layanan Sistem Kesejahteraan Sosial) dengan didukung oleh IATI sebagai organisasi profesi auditor teknologi yang menyiapkan SDM Auditor Teknologi yang dibutuhkan

JaJakarta, 9 September 2020

JJ


Selasa, 05 Mei 2020

EPP (Enterprise Project Performance)


Perencanaan sumber daya perusahaan, atau sering disingkat ERP /enterprise resource planning, adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan

ERP pada awalnya berkembang dari Manufacturing Resource Planning (MRP) yang secara modular biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan, invoice, dan akuntansi perusahaan dan hal ini berarti bahwa sistem ERP akan membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas, dan sumber daya manusia.

ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-CommerceCustomer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain. Secara modular, software ERP biasanya terbagi atas modul utama yakni modul operasi serta modul pendukung yakni Finansial dan akuntasi serta Sumber Daya ManusiaModul Operasi meliputi :General LogisticsSales and DistributionMaterials ManagementLogistics ExecutionQuality ManagementPlant MaintenanceCustomer ServiceProduction Planning and ControlProject SystemEnvironment ManagementModul Finansial dan Akuntansi meliputi : General AccountingFinancial Accounting,  ControllingInvestment ManagementTreasuryEnterprise Controlling,. Modul Sumber Daya Manusia meliputi : Personnel ManagementPersonnel Time ManagementPayrollTraining and Event ManagementOrganizational ManagementTravel Management



Mengapa kita perlu ERP ; karena banyak berbagai keuntungan yang akan diperoleh seperti :

Integrasi data keuangan dan produksi, dimana dengan mengintegrasikan data keuangan maka top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik; Standarisasi Proses, dimana dengan menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice maka akan terjadi peningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk; Standarisasi Data dan Informasi , dimana dengan menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, maka Keuntungan yg bisa diukur meliputi Penurunan inventori; Penurunan penggunaan tenaga kerja secara total; Peningkatan service level; Peningkatan pengendalian keuangan dan Penurunan waktu yang di butuhkan untuk mendapatkan informasi/data yang akurat



ERP adalah bagian dari infrastruktur perusahaan, yang sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Semua orang dan bagian akan terpengaruh oleh adanya ERP dan harus terlibat memberikan dukungan; ERP ada untuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas perusahaan, bukan sebaliknya. Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing perusahaan.



Skala dan kompleksitas proyek dan portofolio perusahaan dalam situasi saat ini cukup sulit untuk perusahaan dapat mencapai tingkat kinerja yang tinggi. Adanya perbedaan antara bagaimana proyek enjinering/rekayasa dilakukan dan proyek konstruksi dilaksanakan diharapkan dapat dilakukan dengan baik dan hal ini kadangkala  menjadi penting dan bisa  menyebabkan kurangnya kepercayaan manajemen perusahaan kepada tim proyek.

EPP (Enterprise Project Performance) atau Enterprise Performance Management/EPM adalah solusi terbaik untuk mengatasi hal diatas dan EcoSys adalah hub terpusat untuk semua data proyek dan peluang peningkatan kinerja untuk dilakukan. Ini adalah satu-satunya perangkat lunak saat ini yang dapat digunakan perusahaan dalam industri yang menggabungkan proses manajemen portofolio, proyek, dan kontrak menjadi solusi tunggal yang fleksibel. Hanya ada satu database, satu login, dan banyak pengalaman pengguna/user yang saling terhubung dengan pola yang disesuaikan berdasarkan jenis organisasi/perusahaan, ukuran proyek, dan kompleksitas. EcoSys dapat mengantarkan era baru pelaksanaan efisiensi, kepastian waktu proyek, dan kendali pelaksanaan proyek di seluruh perusahaan . Portofolio EcoSys menggunakan data real-time untuk mendorong pemilihan proyek, penentuan prioritas, dan optimalisasi yang menyatukan perencanaan strategis dan pelaksanaan proyek, Portofolio Ecosys juga memberikan visibilitas total ke Kinerja Proyek Perusahaan secara keseluruhan.



Manfaat Utama dari Portofolio EcoSys adalah membantu memastikan pemilihan proyek yang diposisikan terbaik untuk sukses dalam pelaksanaanya dan bagaimana kita dapat mengoptimalkan proyek serta mengontrol perubahan yang terjadi dalam meningkatkan kinerja perusahaan/proyek. Memastikan proyek berjalan dengan baik dan selaras dengan sasaran bisnis strategis perusahaan  dan Menyeimbangkan kapasitas kemampuan yang ada dan alokasi permintaan sumber daya di seluruh perusahaan. Serta terakhir mampu mengakses data real-time secara instan untuk meningkatkan kinerja portofolio proyek



Apakah kita masih menggunakan kombinasi Excel spreadsheets dan solusi titik untuk menjalankan dan memonitor proyek perusahaan saat ini? Pelajari mengapa pendekatan ini menurunkan peluang kesuksesan Anda. Lihat bagaimana meningkatkan platform dengan perangkat lunak tunggal yang terukur, dan terintegrasi dapat meningkatkan pelaporan, menghubungkan informasi, mendorong standarisasi, dan meningkatkan visibilitas.



Ada beberapa alasan mengapa kita memerlukan system untuk memonitor kinerja proyek perusahaan.

1. Kesulitan Pelaporan, Kesulitan pelaporan dapat terjadi dalam berbagai kesempatan dan kita bisa membutuhkan waktu lama untuk menghasilkan laporan, menyusun laporan, dan mengunduh data dari berbagai sistem sehingga hanya ada sedikit waktu tersisa untuk bisa menganalisis data yang ada. Jika kita kesulitan mendapatkan data maka berarti pelaporan menjadi dangkal dan banyak analisis yang terjadi di balik laporan tersebut. Nilai pengendalian proyek ada dalam memperkirakan dan memastikan apa yang akan dilakukan proyek di masa depan. Keputusan yang dibuat hari ini, perlu dibuat berdasarkan data dan waktu yang nyata, karena pada umumnya diperlukan waktu hingga satu minggu untuk menghasilkan laporan bulanan akibat kurangnya informasi data dan kadang kalai pada saat laporan itu dibuat, informasi data yang masuk sudah ketinggalan/usang.

2. Informasi/data tidak Terhubung

Ketika itu terjadi, ada banyak pengunduhan data dari sistem yang berbeda dan harus mengkompilasi data maka biasanya di Excel akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk dapat menyusun data dan menganalisinya sehingga data yang ada bisa mendukung dan membuat keputusan  yang berdampak positif pada proyek. Akibat tidak memiliki satu sumber kebenaran data maka akan  menciptakan waktu tambahan, kesulitan dan ruang untuk kesalahan.

3. Kurang Skalabilitas

Kadang-kadang perusahaan telah membangun sendiri solusi kustom untuk mereka sendiri, tetapi biasanya itu untuk satu proyek, satu unit bisnis tunggal dengan satu tujuan. Kemudian mereka mereka ingin mendapatkan nilai lebih dengan memaksa proyek lain ke dalam alat itu. Dan karena alat Itu tidak benar-benar dibangun untuk tujuan lain maka mereka merasa sulit untuk pelaksanaanya , dengan EcoSys mereka dapat menerapkan semua proyek, kecil atau besar, yang memungkinkan mereka untuk mengkonfigurasi dan menambahkan proses bisnis tambahan sebagai kebutuhan mereka berkembang.

4. Tidak Ada Standardisasi

Mustahil untuk membuat standar proses bisnis Anda di seluruh organisasi ketika semua orang menggunakan spreadsheet Excel, karena ketika ini terjadi dan kita mencoba untuk membakukan proses Ayang ada , maka kita membutuhkan platform yang memungkinkan kita dapat memberikan proses kerja standar yang terkonfigurasi untuk kebutuhan masing-masing proyek atau kebutuhan masing-masing unit bisnis.

Setiap bagian dari bisnis mungkin memiliki proses yang sedikit berbeda, tetapi sebagian besar proses tersebut mungkin sama di mana kita dapat menstandarkan itu dan kemudian membuat sedikit perubahan konfigurasi di mana setiap orang masih menggunakan alat yang sama sehingga kita  dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan.

Ketika manajemen melihat laporan, mereka dapat menelusuri laporan tersebut ke tingkat detail apa pun yang mereka inginkan. Jika mereka melihat indikator peringatan dini, sesuatu tidak terlihat tepat pada proyek di tingkat tinggi, mereka dapat menelusuri dan melihat apa yang menyebabkannya, masalah itu.

5. Visibilitas Rendah

Tidak dapat melihat seluruh portofolio proyek berarti setiap proyek beroperasi dalam silo dan setiap manajer proyek mungkin berpikir bahwa proyek mereka berhasil dan tidak merugikan, akan tetapi jika setiap manajer proyek memiliki pola pikir ini dan mengalikannya di seluruh perusahaan maka akan berdampak negatif pada seluruh portofolio proyek. Oleh karena itu untuk memetakan semua proyek  dalam satu sistem sehingga kita dapat mengidentifikasi tren di seluruh proyek tersebut dan mulai membandingkan proyek satu sama lain. Kita dapat menggunakan metrik prediktabilitas untuk melihat seberapa dapat diprediksinya proyek dan kita bisa memberi insentif kepada manajer proyek untuk menjalankan lebih banyak proyek yang dapat diprediksi keberhasilnnya serta menunjukkan varians perkiraan keberhasilan sehingga tindakan korektif dapat diambil dan yang tidak hanya akan meningkatkan hasil proyek, tetapi semua hasil proyek di seluruh perusahaan





EcoSys Projects adalah solusi manajemen biaya proyek berbasis web yang menggabungkan kegunaan spreadsheet seperti Excel, dengan kekuatan dan kontrol dari  aplikasi  database perusahaan. Platform EcoSys telah berkembang dalam ruang lingkup untuk memberikan perspektif perusahaan yang menyeluruh untuk manajemen portofolio proyek, kontrol proyek, dan manajemen kontrak - semua dalam satu platform tunggal sehingga bisa meningkatkan kinerja perusahaan/EPP-Enterprise Project Performance



Berdasarkan pengalaman pengguna  EcoSys selama ini, menurur mereka Ecosys memberikan pembeda utama seperti berikut:

·       Praktik Terbaik untuk Perencanaan, Pengendalian, dan Analisis: Dirancang dari bawah ke atas dengan praktik terbaik yang terbukti di perusahaan atau industri untuk menjawab pertanyaan dan kebutuhan mendasar dari pengendalian proyek, manajer, dan semua pemangku kepentingan proyek, EcoSys secara unik cocok untuk manajemen portofolio proyek , kontrol proyek, dan persyaratan manajemen kontrak perusahaan.

·       Kemudahan Penggunaan: EcoSys menyediakan spreadsheet dan formulir berbasis web yang mudah dan ramah, sambil memberikan aturan bisnis tingkat perusahaan dan keamanan yang tidak ditemukan dari sistem lain seperti Excel. Platform ini menyajikan pengguna dengan antarmuka intuitif yang terasa akrab, membuat mereka sangat produktif mulai saat mereka menggunakannya. Sistem ini dikelola oleh sumber daya non-teknis, yang memungkinkan pengguna yang terlatih untuk membuat laporan, tampilan, dan dashboard baru tanpa keterlibatan orang TI.

·       Konfigurasi: Dengan banyak sistem perangkat lunak komersial yang tersedia saat ini, perusahaan dipaksa untuk menyesuaikan prosesnya dan mencocokkan solusi yang mungkin telah dirancang untuk perusahaan atau jenis organisasi yang berbeda. EcoSys sepenuhnya dapat dikonfigurasi yang memungkinkan administrator aplikasi untuk menyesuaikan dan memelihara menu, rumus, aturan bisnis, hirarki data, tampilan, antarmuka, alur kerja, dan laporan. Implementasi EcoSys tidak memerlukan pengembangan perangkat lunak khusus. Fleksibilitas ini menghasilkan implementasi yang cepat dan biaya kepemilikan total yang rendah, dan memungkinkan perusahaan untuk dengan mudah menyelaraskan solusi dengan proses mereka saat ini. Siklus penerapan yang singkat memungkinkan tim implementasi EcoSys untuk fokus membantu perusahaan dengan menetapkan perpaduan optimal antara praktik terbaik industri dan praktik terbaik, budaya, dan pendekatan internal pelanggan.

·       Fleksibilitas: Fleksibilitas inheren EcoSys memberikan pengguna kemampuan untuk mengelola proyek-proyek yang kompleks secara ketat atau untuk mengelola pekerjaan yang kurang kompleks pada tingkat yang lebih tinggi. Mengatasi tingkat kematangan ganda dalam satu sistem telah membantu perusahaan mengintegrasikan portofolio proyek-proyek kecil dan pekerjaan pemeliharaan dengan proyek-proyek besar ke dalam satu sistem pusat, menciptakan gambaran sumber daya yang lebih lengkap di seluruh organisasi dan mempercepat pembelian pengguna dan perolehan laba atas investasi yang ditanamkan

·       Platform Teknologi: Platform modern berbasis web 100% dirancang dari bawah ke atas untuk menjadi perusahaan atau sistem tingkat program. Tidak hanya menyediakan kinerja tinggi untuk kumpulan data besar, tetapi EcoSys juga berbasis peran, dapat diperluas, dan menyediakan dashboard dan fungsi yang secara tepat sesuai dengan kebutuhan setiap jenis pengguna. EcoSys menyediakan arsitektur integrasi kelas dunia dengan antarmuka built-in ke banyak sistem standar industri, serta kemampuan untuk mengintegrasikan sesuai permintaan atau secara otomatis melalui layanan web atau file datar.

·       Pemahaman Pengguna: Pengguna  EcoSys memberi  tahu dan masukan secara teratur agar hexagonppm bisa memahami apa yang mereka lakukan dengan sangat baik, dan ini membuat perbedaan besar dalam perangkat lunak dan memberikan pengalaman mereka bekerja dengan konsultan EcoSys dengan dukungan teknis responsif. Perencanaan dan pengendalian proyek adalah fokusnya, dan kami mendorong prioritas pengembangan dari siklus umpan balik pelanggan langsung yang berkelanjutan.